Jakarta — Operasi gabungan dalam rangka Razia Ramadhan menyita lebih dari 400 botol minuman keras (miras) dari sejumlah titik di wilayah Jakarta Timur (Jaktim). Kegiatan ini melibatkan unsur Satpol PP, kepolisian, dan aparat terkait sebagai upaya menjaga ketertiban selama bulan suci.
Penyitaan dilakukan di beberapa kios dan tempat yang diduga menjual miras tanpa izin.
Sasar Penjualan Tanpa Izin
Petugas menyisir sejumlah lokasi yang sebelumnya telah dipetakan berdasarkan laporan masyarakat. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan ratusan botol miras berbagai merek yang tidak dilengkapi dokumen perizinan.
Barang bukti kemudian diamankan untuk proses pendataan dan penindakan lebih lanjut sesuai peraturan daerah yang berlaku.
Aparat menegaskan operasi dilakukan secara humanis namun tegas terhadap pelanggaran.
Jaga Ketertiban Selama Ramadhan
Razia Ramadhan digelar untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah potensi gangguan keamanan. Penjualan miras tanpa izin dinilai berpotensi memicu gangguan ketertiban masyarakat.
Selain penyitaan, petugas juga memberikan imbauan kepada pemilik usaha agar mematuhi aturan.
Operasi serupa disebut akan terus dilakukan secara berkala selama bulan Ramadhan.
Libatkan Aparat Gabungan
Operasi gabungan ini melibatkan unsur Satpol PP, kepolisian, serta aparat kecamatan dan kelurahan setempat. Koordinasi lintas instansi dinilai penting untuk efektivitas penertiban.
Selain menyita miras, petugas juga memeriksa izin usaha dan memastikan tidak ada pelanggaran lain di lokasi razia.
Proses Hukum dan Sanksi
Pemilik barang yang melanggar dapat dikenai sanksi administratif sesuai aturan daerah. Jika ditemukan unsur pidana, kasus dapat dilimpahkan ke aparat penegak hukum.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya menjaga ketertiban selama Ramadhan melalui pengawasan intensif.
Imbauan untuk Masyarakat
Aparat mengajak masyarakat turut menjaga situasi kondusif selama bulan suci. Warga diminta melaporkan jika menemukan aktivitas yang melanggar ketentuan.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadhan di Jakarta Timur tetap aman dan tertib.
