Memulai pagi dengan minuman yang tepat dapat membantu mengelola kolesterol—terutama bila dibarengi pola makan seimbang dan aktivitas fisik. Menurut ahli gizi, kuncinya bukan minuman “ajaib”, melainkan pilihan yang mendukung penurunan LDL (kolesterol jahat) dan kesehatan jantung secara bertahap.
Berikut pilihan minuman pagi yang dinilai lebih ramah bagi kolesterol:
1) Minuman Oat (Oat Drink)
Oat kaya beta-glukan, serat larut yang membantu mengikat kolesterol di saluran cerna.
Cara praktis:
Seduh oat dengan air panas atau blender oat matang dengan air/susu rendah lemak.
Catatan: Hindari tambahan gula berlebih.
2) Teh Hijau
Mengandung katekin yang dapat membantu menurunkan LDL dan mendukung kesehatan pembuluh darah.
Tips:
Minum tanpa gula di pagi hari atau setelah sarapan ringan agar tidak mengiritasi lambung.
3) Air Hangat dengan Perasan Lemon
Mendukung hidrasi dan pencernaan, serta membantu kontrol asupan kalori di pagi hari.
Catatan penting:
Efeknya bersifat pendukung—bukan penurun kolesterol langsung.
4) Smoothie Alpukat Tanpa Gula
Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk profil lipid.
Kombinasi aman:
Alpukat + air/susu rendah lemak + sedikit es. Tambahkan sayur hijau untuk serat ekstra.
5) Susu Kedelai Tanpa Gula
Protein nabati kedelai terbukti membantu menurunkan kolesterol bila dikonsumsi rutin.
Pilih:
Label “unsweetened” untuk menghindari lonjakan gula darah.
Yang Sebaiknya Dibatasi di Pagi Hari
-
Kopi tinggi krimer/mentega
-
Minuman manis kemasan
-
Susu full cream berlebihan
-
Jus buah dengan gula tambahan
Ringkasannya
-
Paling direkomendasikan: minuman oat, teh hijau, susu kedelai tanpa gula
-
Pendukung kebiasaan sehat: air lemon hangat, smoothie alpukat tanpa gula
-
Kunci utama: konsistensi + pola makan rendah lemak jenuh + aktif bergerak
Catatan keamanan: Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu atau sedang menjalani terapi, diskusikan pilihan minuman dengan tenaga kesehatan agar sesuai kebutuhan pribadi.
