Kemendag Genjot Program Prioritas Perkuat Pasar Domestik dan Ekspor

JakartaKementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) terus menggenjot pelaksanaan sejumlah program prioritas untuk memperkuat pasar domestik sekaligus mendorong kinerja ekspor nasional. Langkah ini ditempuh guna menjaga ketahanan ekonomi di tengah dinamika global serta memperluas akses produk Indonesia ke pasar internasional.

Kemendag menilai penguatan pasar dalam negeri dan ekspor harus berjalan beriringan. Pasar domestik yang kuat menjadi fondasi stabilitas ekonomi, sementara ekspor berperan sebagai motor pertumbuhan yang menyerap produksi nasional dan meningkatkan devisa negara.


Perkuat Pasar Dalam Negeri

Salah satu fokus utama Kemendag adalah memastikan ketersediaan dan keterjangkauan barang kebutuhan pokok di pasar domestik. Upaya ini dilakukan melalui pengawasan distribusi, stabilisasi harga, serta penguatan perdagangan dalam negeri agar pelaku usaha lokal, termasuk UMKM, memiliki ruang tumbuh yang sehat.

Kemendag juga mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri melalui berbagai kampanye dan fasilitasi, sehingga rantai nilai nasional semakin kuat dan tidak mudah terguncang oleh tekanan eksternal.


Dorong Ekspor dan Daya Saing

Di sisi ekspor, Kemendag memperkuat program pembukaan akses pasar baru, peningkatan kualitas produk, serta pendampingan bagi pelaku usaha agar mampu memenuhi standar internasional. Produk unggulan nasional, termasuk hasil industri kreatif dan UMKM, menjadi sasaran utama pengembangan ekspor.

Upaya promosi dagang dan diplomasi perdagangan juga terus ditingkatkan untuk memperluas jejaring pasar, sekaligus menjaga keberlanjutan ekspor di tengah persaingan global yang ketat.


Sinergi dan Keberlanjutan

Kemendag menegaskan bahwa keberhasilan program prioritas ini membutuhkan sinergi dengan kementerian/lembaga lain, pemerintah daerah, serta pelaku usaha. Pendekatan kolaboratif dinilai penting agar kebijakan perdagangan benar-benar berdampak langsung pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan penguatan pasar domestik dan ekspor secara simultan, Kemendag berharap perdagangan nasional tetap tangguh, inklusif, dan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.