Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan 38 muara di wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan fungsi sungai sekaligus mengurangi risiko banjir susulan.
Penanganan difokuskan pada normalisasi alur sungai, pengerukan sedimen, serta perbaikan struktur pengaman muara. Upaya tersebut dilakukan agar aliran air kembali lancar dan tidak menghambat aktivitas masyarakat pesisir.
Kementerian PU menyatakan percepatan penanganan muara menjadi bagian dari respons pascabencana. Selain pemulihan infrastruktur, langkah ini juga ditujukan untuk menjaga keselamatan warga di daerah rawan.
Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan lingkungan. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif.
Kementerian PU menegaskan komitmennya mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
